SEKILAS TENTANG CUCAK HIJAU

SEKILAS
Cucak hijau (CH) yang selama ini dikenal paling sip berasal dari Jember/Banyuwangi (ini daerah yang sama). Kedua, adalah CH daerah Blora Jateng. Yang saat ini banyak di pasaran adalah CH sumatranan dengan ciri warna hijaunya cenderung tua berkilau kekuning-kuningan; badan relatif lebih kecil dibanding CH Jember atau Blora.
Untuk CH Blora atau banyuwanginan/jember, biasanya disimpan rapat oleh penjual di pasaran dan hanya diberikan kepada pelanggan atau pembeli umum dengan harga khusus.
Untuk CH Jember atau Blora, selain tubuh relatif besar, bulunya terlihat hijau mudah cenderung kusam.

Makanan dan perawatan
CH seperti halnya jenis cucak lainnya suka sekali buah (terutama pisang) dan serangga (terutama jangkrik atau belalang jenis kecil) serta ulat bumbung. Itulah makanan utama dan kesukaan mereka.
Untuk pemeliharaan rumahan, hendaknya dibiasakan makan voor. Untuk burung bakalan, latihlah dengan cara menempelkan sejumput voor ke buah pisang, begitu sampai sepekan dua pekan, niscaya CH bakal doyan voor. Tapi pada saat yang sama, sediakan voor di tempat pakan tersendiri.
Biasakan memberi jangkrik (pagi, siang, sore masing-masing sebanyak 4 sampai 8 ekor, tergantung tingkat “kelaparan” si CH) dengan cara menyorongkan langsung dari tangan. Pada tahap-tahap awal, sorongkan dengan lidi agar burung tidak ketakutan, begitu terus sampai pada saatnya nanti CH jinak dan berkicau berkepanjangan dengan nyaringnya kalau kita goda dengan jangkrik.
Cara memandikan ya seperti burung lainnya, karamba ok, semprot juga boleh; hanya saja jangan terlalu lama menjemurnya (1 jam pagi hari sudah cukup; dan satu jam lagi sore hari juga bagus kalau sempat).
Hal yang umumnya dikeluhkan pemelihara CH adalah rontok bulu pada CH yang biasanya terus-menerus nyulam (berganti bulu tidak serempak). Ini biasanya terjadi kalau burung sedikit stres atau makanan yang berganti-ganti (usahan selalu menggunakan voor yang sama; apapun merknya).
Keunggulan CH: mudah menirukan suara lain (mudah dimaster)/ mudah diberi suara isian.
Kelemahan: Mudah melupakan suara isian lama kalau mendengar suara isian baru.
Untuk mendapatkan kualitas suara yang stabil, perlu terus ditempel sang master (terbagus adalah jangkrik, walang kecek, lovebird atau cucak jenggot).
Demikian. Semoga bermanfaat.
Salam.
Duto Solo
[Maaf titip pesan: Kalau Anda, saudara Anda, kenalan atau rekan Anda selalu gagal mendapatkan pekerjaan, coba deh ikuti konsultasi menembus dunia kerja bersama tim saya, Tim GG. Gratis…tis. Klik saja di sini.]

Tag: , , ,

Satu Tanggapan to “SEKILAS TENTANG CUCAK HIJAU”

  1. abe0125 Says:

    MAS DUTO,
    SY PUNYA CH 1 EKOR DAN 1 EKOR KENARI ISIAN.
    CH SY GA MUDA GA JUGA TUA, KAKINYA BELUM KASAR/TUA.
    ISIANNYA BAGUS/MACAM2 CUMA KALO DI RUMAH ATAU KETEMU TUANNYA, KALO DIGANTANG/TREN DI LAP GA MAU BERSUARA ALIAS KEOK.
    NAH GIMANA CARANYA MEMBUAT CH JADI GACOR DI LAP.
    PERAWATAN SY:
    – JAM 6 BUKA KERODONG LANGSUNG SY KASIH JANGKRIK 5, KROTO 1 SENDOK TEH DAN PISANG. VOOR BARU SAYA AJARIN.
    – MEMBERSIHKAN KANDANGNYA DGN MEMBUANG KERTAS YANG KOTOR DGN YANG BARU/BERSIH (DILAPIS KORAN).
    – JEMUR SEHARIAN (SIANG GA DIKERODONG), DI RUMAH SINAR MATAHARI LANGSUNG CUMA +\- 3 JAM. SELEBIHNYA TEDUH.
    – SORE JAM 5, DIKASIH 5 JANGKRIK.
    – HABIS MAKANAN DIKERODONG.
    KALAU LIBUR KERJA SABTU & MINGGU AGAK BEDA. SY MANDIIN DAN DAPAT PENJEMURAN AGAK BAIK.
    KENARI ISIAN PERAWATAN SAMA, CUMA ADA EXTRA JAGUNG/BAYAM/SAWI/TIMUN/KROTO/DLL YANG DIA SUKA.
    BEGITU SEKEDAR PERAWATAN SY, BESAR HARAPAN SY MAS DUTO BISA KASIH TIPSNYA VIA EMAIL SY DI ATAS. TKS.
    SALAM SY ABE0125.

    Jawab
    Apa CInya masih baru kok belum makan voer atau baru diajari?
    Performa burung memang macam2, tergantung pada kebiasaan dan juga mental. Kalau tidak terbiasa melihat orang banyak, maka dia menjadi bisu ketika berada di tengah keramaian.
    Jadi banyak2 juga dilatih sebab saya menduga CI Om juga belum tua, jadi mentalnya masih labil.
    Kalau bisa, mandikan setiap hari.
    Begitu juga kenarinya, siapkan air di wadah minum yang relatif besar sehingga mau mandi sedniri setiap saat sesuai selera.
    Maaf, saya jawab langsung di sini karena saya berharap bahwa problema burung kicaumania bisa disharing oleh semua pengunjung.
    Kalau ada yang belum jelas, bisa tulis lagi. Begitu ya?
    Salam,
    Duto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: